Sabtu, 02 November 2019


Nama : Veronica Julia Irawan

Npm : 1721200092

Mata Kuliah : Komunikasi Bisnis



Pengertian komunikasi bisnis

            Komunikasi bisnis adalah pertukaran gagasan , pendapata, informasi , instruksi yang memiliki tujuan tertentu yang disajikan secara personal atau impersonal melalui simbol – simbol atau sinyal .

 Rosenbalt

Menurut Rosenbalt, komunikasi bisnis merupakan sebuah proses pertukaran ide-ide atau opini, informasi, perintah dan sejenisnya, yang diutarakan baik secara personal ataupun tidak melalui tanda-tanda atau simbol tertentu demi mencapai tujuan-tujuan perusahaan tertentu.

 William C. Himstreet

Menurut William C. Himstreet bersama koleganya, komunikasi merupakan sebuah proses pertukaran informasi antar individu melalui sistem yang biasa (dipakai, dikenal, digunakan) baik dengan simbol-simbol, sinyal, maupun perilaku atau tindakan (yang dapat dipahami oleh pihak yang terlibat dalam komunikasi tersebut).



Contoh kasus :

PT Golden Castle , bergerak dalam bidang konveksi atau textil, mengalami permasalahan antara perusahaan dengan karyawan. Permasalahan ini terjadi yang disebabkan oleh adanya miss communication antara atasan dengan karyawannya. Adanya perubahan kebijakan dalam perusahaan

mengenai penghitungan gaji atau upah kerja karyawan, namun pihak perusahaan belum memberitahukan para karyawan, sehingga karyawan merasa diperlakukan semena-mena oleh pihak perusahaan. Para karyawan mengambil tindakan yaitu dengan mendemo perusahaan, Namun tindakan ini berujung pada PHKbesar-besaran yang dilakukan oleh perusahaan.

Perusahaan manapun pasti pernah mengalami permasalahan internal. Mulai dari tingkat individu, kelompok, sampai unit. .Mulai dari derajat dan lingkup permasalahan yang kecil sampai yang besar. Yang relatif kecil seperti masalah adu mulut tentang pribadi antarkaryawan, sampai yang relatif besar seperti beda pandangan tentang strategi bisnis di kalangan manajemen.

Contoh lainnya dari permasalahan yang relatif besar yakni antara karyawan dan manajemen. Secara kasat mata kita bisa ikuti berita sehari-hari di berbagai media. Disitu tampak permasalahan dalam bentuk demonstrasi dan pemogokan. Apakah hal itu karena tuntutan besarnya kompensasi, kesejahteraan, keadilan promosi karir, ataukah karena tuntutan hak asasi manusia karyawan.

Penjelasan kasus :

Didalam hubungan komunikasi di suatu lingkungan kerja atau perusahaan antara individu akan sering terjadi. Permasalahan yang sering terjadi biasanya adalah karena masalah kominikasi yang kurang baik. Sehingga cara mengatasi masalah dalam perusahaan harus benar-benar dipahami management inti dari perusahaan, untuk meminimalisir dampak yang timbul. Permasalahan atau konflik yang terjadi antara karyawan atau karyawan dengan atasan yang terjadi karena masalah komunikasi harus di antisipasi dengan baik dan dengan system yang terstruktur. Karena jika masalah komunikasi antara atasan dan bawahan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya mogok kerja, bahkan demo.

Sehingga untuk mensiasati masalah ini bias dilakukan dengan berbagai cara :

1. Membentuk suatu system informasi yang terstruktur, agar tidak terjadi kesalahan dalam komunikasi. Misalnya, dengan membuat papan pengumungan atau pengumuman melalui loudspeaker.

2. Buat komunikasi dua arah antara atasan dan bawahan menjadi lancer dan harmonis, misalnya dengan membuat rapat rutin, karena dengan komunikasi yang dua arah dan intens akan mengurangi masalah di lapangan.

3. Beri pelatihan dalam hal komunikasi kepada atasan dan karyawan, pelatihan akan memberikan pengetahuan dan ilmu baru bagi setiap individu dalam organisasi dan meminimalkan masalah dalam hal komunikasi Biasanya masalah timbul karena lingkungan yang kurang kondusif di suatu perusahaan. Misalnya, kondisi cahaya yang kurang, atau sirkulasi yang kurang baik, dan temperature ruangan yang tinggi sangat mungkin untuk meningkatkan emosi seseorang, jadi kondisi dari lingkungan juga harus di perhatikan.










Jumat, 14 Juni 2019

tugas akhir msdm review jurnal


Review jurnal MSDM (Nasional 1)
Judul
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PADA PT. HASJRAT ABADI MANADO
Jurnal
Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Volume & Halaman
Vol.1 No.3 September 2013
Tahun
2013
Penulis
Ludfia Dipang
Reviewer
Veronica Julia Irawan (1721200092)
Tanggal
14 juni 2019

Tujuan penelitian
1. Untuk mengetahui strategi-strategi yang dilakukan dalam mengembangkan sumber daya manusia dalam peningkatan kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Manado.
2. Untuk mengetahui pengaruh pengembangan sumber daya manusia terhadap peningkatan kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Manado
Subjek penelitian
Populasi dalam penelitian di PT Hasjrat Abadi Manado sebanyak 69 orang. Sampel adalah bagian dari karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Berhubung populasi di PT Hasjrat Abadi Manado hanya 69 orang, maka diputuskan semua populasi dijadikan sampel, berdasarkan metode pengambilan sampel jenuh.
Metode penelitian
1.    Wawancara
Metode wawancara dilakukan dengan pihak-pihak yang terkait yang berkompeten dibidangnya
2.     2.  Kuesioner
Yaitu cara memperoleh data dengan menyebarkan angket        kepada koresponden.
3.      3. Studi Kepustakaan
Studi pustaka bertujuan untuk memperoleh landasan teori dan definisi-definisi yang digunakan dalam analisis kasus. Teori-teori tersebut diperoleh dari literatur-literatur, majalah ilmiah maupun tulisan-tulisan lainnya yang banyak berhubungan dengan masalah yang akan diteliti.
Langkah-langkah penelitian
Langkah-langkah yang digunakan dalam proses penelitian ini adalah:
1.      1. Wawancara dengan pihak yang berkompeten
2.     2.  Membagikan kuesioner kepada responden (Karyawan Pada PT. Hasjrat Abadi Manado)
3.      3. Melakukan studi kepustakaan untuk memperoleh landasan teori.
4.      4.Melakukan pengujian terhadap rata-rata kinerja karyawan.
5.      5.Melakukan persamaan regresi.

Hasil penelitian
Pengembangan sumber daya manusia yang dilakukan PT. Hasjrat Abadi Manado dalam rangka meningkatkan kinerja karyawannya adalah berupa:
-  Formulir/Kriteria Karyawan
2.      -Pemberian Jaminan
3.      -Pemberian insentif per Triwulan
4.      -Penilaian
5.      -Jenjang karir
6.      -Reward untuk karyawan berprestasi
Kekuatan penelitian
Kekuatan penelitian ini yang digunakan oleh PT. Hasjrat Abadi Manado untuk mengetahui  pengembangan SDM adalah pada kinerja karyawannya.
Kelemahan penelitian
Penelitian ini dilakukan selama berbulan-bulan
Saran reviewer
Jurnal sudah cukup baik dan jelas


Review Jurnal MSDM (Nasional II)
Judul
PENGARUH KEMAMPUAN, MOTIVASI DAN KINERJA PEGAWAI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA
Jurnal
Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Volume & Halaman
Vol.1 No 2
Tahun
2012
Penulis
Debby Triasmoro
Reviewer
Veronica Julia Irawan (1721200092)
Tanggal
14 juni 2019


Tujuan penelitian
1.Memberi penjelasan deskriptif terhadap kondisi sumber daya manusia di Bappeda Kabupaten Kediri
2.Menganalisis korelasi/hubungan variable kemampuan dan motivasi pegawai
3.Mengetahui pengaruh langsung dan tak langsung faktor kemampuan dan motivasi pegawai terhadap kinerja pegawai
4.Mengetahui faktor-faktor yang dominan pengaruhnya terhadap kinerja pegawai
5.Menganalisis pengaruh kinerja terhadap produktifitas pegawai

Subjek penelitian
Subjek penelitian ini adalah 45 responden dari semua pegawai di Bappeda mulai dari pimpinan sampai dengan staff
Metode penelitian
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode kuesioner berdasarkan daftar pertanyaan yang telah disiapkan
Langkah-langkah penelitian
1. Survey, Penulis mengadakan survey langsung pada objek penelitian
2.Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden

Hasil penelitian
1.Kemampuan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai
2.Motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai
3.Kemampuan kerja berpengaruh positif terhadap produktifitas kerja
4.Motivasi pegawai berpengaruh positif terhadap produktifitas kerja
5.Kinerja pegawai berpengaruh positif terhadap produktifitas kerja

Kekuatan penelitian
Kekuatan dari penelitian ini terletak pada hasil penelitian dan penjelasannya karna pembahasannya cukup lengkap
Kelemahan penelitian
kelemahan dari penelitian ini terletak pada metode penelitian karna dalam penjelasannya kurang lengkap
Saran reviewer
Jurnal sudah cukup baik dan jelas



Review jurnal MSDM (Internasional)

Judul
INFLUENCE OF COMPETENCE, TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP, SOCIAL CAPITAL AND PERFORMANCE ON EMPLOYEE CAREERS
Jurnal
International Journal of Human Capital Management
Volume & halaman
Volume  1, Nomor 2 , p 81-94
Tahun
2017
Penulis
Nia Kusuma Wardhani
Reviewer
Veronica Julia Irawan (1721200092)
Tanggal
14 juni 2019

Tujun penelitian
Based on the results of observations of researchers and interviews to employees, found problems in employee careers. Employees also lack the information about career. Sometimes even if there is an empty position, filled from the path of acceptance of new employees so that employees who have the potential and experience are not placed in that position. No employee rotation is applied periodically resulting in boredom and even job saturation because employees do the same job for long periods of time. While the training provided to employees tend to be internal only and the process of dissemination of training results in terms of knowledge and know how was not entirely running smoothly as expected.
Subjek penelitian
Thus can be determined independent variables in this study are competence, transformational leadership and social capital, while the dependent variable in this study is the performance and career of employees.
Metode penelitian
This research is a quantitative research with unit analysis of Mercu Buana University, using Path Analysis method, with a population of 344 employees. This research uses Slovin formula to determine the number of samples, as follows: n = 𝑁 1 + 𝑁𝑒² Description: n = Sample Size N= Population Size e = leniency due to intolerable sampling error. The limit of this tolerable error for the population is 5%. So the sample size is 185. The data in this study include data from Competence (X1), Transformational Leadership (X2), Social Capital (X3), Performance (X4) and Career Employee (X3) Y). For analytical purposes, quantified data in the form of numbers or scores with Likert scale will be answered by the respondent to test the hypothesis. The sampling technique used is Simple Random Sampling.

Langkah-langkah penelitian
-       Gather theory
-       Distribute questionnaires
-       Evaluate the result (result)

Hasil penelitian
At the trial stage the instrument was taken 30 (thirty) respondents. Test the validity of research instrument instrument aims to see the description of the validity of each research instrument instrument using Pearson Product Moment Correlation Test. Empirically in the test of this  = 0.05, with the sample number 30 then the degrees ofainstrument, the level of significance is set at freedom are 28. Referring to these two reference numbers, the valid limit of a item in the list of reference tables (Table r) is 0.361. If a item has a value of r>> r table, it is declared valid, and vice versa if r arithmetic.
Kekuatan penelitian
Competence has a direct positive effect on the Employee Career.Employees pro-active need to improve their competence by doing self-development and skills.Because of the educational level it is a condition for getting promoted in their work. Employees need to be flexible to the dynamics of work and quickly adapt in order to get the job done properly.
Kelemahan penelitian
Social Capital has a direct positive effect on Performance.If employees want to have good performance then employees need to build their Social Capital. Employees can utilize the social capital they have to share their knowledge through personal interaction and teamwork by building positive communication.
Saran reviewer
Make a good communication became a good leader.



Jurnal 1
jurnal 2
jurnal internasional




Sabtu, 27 Oktober 2018

Bisnis Waralaba Rocket Chicken


ROCKET CHICKEN
(Bisnis Franchise)


Di Susun oleh :
Veronica Julia Irawan
1721200022

Dosen Pengampuh :
Charisma Ayu Pramudhita,B.TechMgt,MHRM

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Multi Data
(STIE MDP)
PALEMBANG



A.    LATAR BELAKANG
Rocket Chicken adalah sebuah Restaurant Fast Food yang berdiri pada tanggal 20 Februari 2010, gerai pertama Rocket Chicken berada di Jl. Woltermonginsidi no. 32 Pedurungan, Semarang. Perkembangan bisnis disektor restaurant khususnya di makanan Fried Chicken membuat Rocket Chicken melesat bagaikan namanya. Dalam kurun waktu 6bulan Rocket Chicken sudah berhasil membuka cabang sejumlah 48 gerai (sampai Agustus 2010). Dengan produk unggulan, fried chicken, Burger, Steak, dan berbagai produk menu dari bahan dasar ayam. Dengan konsep menyajikan makanan yang sehat, berkualitas,halal,dengan cita rasa yang khas, harga terjangkau bagi semua kalangan masyarakat. Untuk memberikan kesempatan kepada investor yang mau bergabung, maka Rocket Chicken membuka kesempatan untuk bisa bermitra dan mengembangkan bisnis di bidang Food&Beverage.
B.    DESKRIPSI DAN SEJARAH BERDIRINYA ROCKET CHICKEN
Anda pasti pernah mendengar ungkapan: “Orang yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil.” Ungkapan ini mungkin cocok disematkan bagi seorang Nurul Atik. Pria asal Jepara ini menapaki kesuksesan dari jalan berliku. Nurul Atik adalah pria yang mempelopori hadirnya waralaba restoran berbahan ayam yang bernama Rocket Chicken. Tadinya Nurul berprofesi sebagai cleaning service di salah satu resto cepat saji. Pendapatan yang kurang serta proses belajar yang sudah dilakukannya selama 10 tahun membawanya lebih mantap untuk berhenti dari profesi lama dan memulai profesi baru.
Melihat keadaan waralaba fast food yang begitu berkembang, Nurul sempat membuka bisnis waralaba fast food bersama salah seorang rekannya. Namun hal tersebut tak bertahan lama karena akhirnya Nurul memilih untuk memulai bisnisnya secara mandiri. Akhirnya pada tanggal 21 Februari 2010, gerai Rocket Chicken milik Nurul Atik resmi didirikan di kawasan Jl. Woltermonginsidi No. 32, Pedurungan, Semarang. Mantan cleaning service di California Fried Chicken (CFC) ini sekarang memiliki Rocket Chicken, perusahaan waralaba di bidang makanan cepat saji. Kini, ia memiliki 83 mitra di seluruh Indonesia. Ia mendapat pembayaran biaya royalti hingga Rp 100 juta dari para mitra. Sebelum menjadi Presiden Direktur Rocket Chicken, Nurul bekerja sebagai seorang cleaning service di California Fried Chicken (CFC) di Semarang, Jawa Tengah. Dari seorang tukang bersih-bersih resto cepat saji, kini dia menjadi bos resto cepat saji milik sendiri.
Kisah Nurul dalam menapaki dunia kerja berawal ketika ia lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA), 20 tahun lalu. Lantaran ingin meringankan beban orang tua, Nurul pun berencana untuk melanjutkan kuliahnya dengan biaya sendiri. Sempat menganggur selama setahun mencari pekerjaan, Nurul akhirnya diterima bekerja di CFC di Jalan Pemuda Semarang. Nurul bekerja sesuai dengan profesi yang dibutuhkan pada saat itu yakni sebagai cleaning service alias tukang bersih-bersih di restoran cepat saji itu. Karena kinerjanya yang bagus, ia kemudian diangkat menjadi pegawai tetap. Selang tiga bulan berjalan, akhirnya Nurul diangkat menjadi tukang cuci piring selama empat bulan. Ia cepat bergeser ke posisi juru masak selama empat bulan. Karena kinerjanya semakin hari semakin baik Nurul diangkat lagi menjadi kasir selama enam bulan. Tak hanya sampai di situ, Nurul lalu naik pangkat menjadi seorang supervisor selama satu tahun. Nurul juga mengecap posisi sebagai asisten manajer selama dua tahun di perusahaan yang sama. Karena kekosongan di bagian audit, Nurul kemudian menggantikan posisi tersebut selama tiga bulan. Tak memerlukan waktu lama kemudian ia mengecap posisi manajer areal selama dua tahun.
Dengan kesibukannya bekerja di restoran cepat saji tersebut, Nurul mengubur dalam-dalam impiannya untuk melanjutkan pendidikan sampai jenjang perguruan tinggi. “Pada saat menjadi cleaning service, ternyata jam kerjanya shift sehingga saya tidak bisa membagi waktu antara kerja dan keinginan untuk kuliah,” tutur Nurul. Namun, ia tak putus asa. Nurul mempunyai jurus jitu dalam menghadapi tantangan yang ada di depan mata. “Setiap melangkah kita harus memiliki niat yang kuat dan harus ditekuni,” tandas Nurul. Dengan gaji yang pas-pasan yang ia terima ketika menjadi cleaning service membuat Nurul Atik harus memutar otak agar ia bisa memenuhi kebutuhan saban bulannya. Tak jarang, ia harus meminjam uang dari rekan kerjanya di California Fried Chicken (CFC). Ia juga kerap meminta tambahan uang ke orang tuanya.
Seiring berjalannya waktu, lelaki kelahiran Jepara, 25 Juni 1966 ini kembali merasa gelisah. Ia tergelitik mengibarkan bendera usaha dengan membuat restoran fried chicken sendiri. Kali ini dengan potensi pasar yang berbeda dengan usaha sebelumnya yang menyasar pasar menengah atas. Pilihannya jatuh ke pasar menengah bawah. Selain pasarnya lebih besar, segmen tersebut juga belum tersentuh restoran fast food lokal maupun asing. Pada 21 Februari 2010, Nurul lantas mendirikan usaha sendiri dengan nama Rocket Chicken di Jalan Wolter Monginsidi, Semarang. Perkembangan bisnisnya ini di luar perkiraan Nurul. Antusias masyarakat menyambut bisnis makanan cepat sajinya sangat cujup menggembirakan. Baru setahun berjalan, Nurul memiliki 83 mitra. Dari 83 gerai Rocket Chicken, enam unit di antaranya dimiliki oleh Nurul sendiri, yakni dua gerai di Jawa Tengah, serta dua gerai lagi di Jawa Timur.
Dari enam gerai tersebut, Nurul mempekerjakan 84 karyawan. Ia juga memiliki 12 petugas kontrol, serta 13 karyawan di kantor Rocket Chicken. Dari enam gerai tersebut, Nurul bisa menghasilkan omzet sebesar Rp 90 juta per bulan. Selain itu, Nurul juga memiliki sumber pendapatan dari biaya royalti yang harus dibayar mitranya saban bulan sebesar Rp 100 juta. Salah satu keunggulan dari Rocket Chicken terletak pada bumbu masakan. "Padahal, bumbu itu sebenarnya sama seperti bumbu-bumbu yang lain," ujarnya. Ia meracik sendiri bumbu-bumbu yang berasal dari rempah-rempah. "Semua alami, tidak memakai bahan-bahan kimia," ujarnya. Bumbu yang dibikin oleh Rocket Chicken memiliki berbagai macam varian, dari bumbu untuk ayam, nasi goreng, steik, mi goreng, hingga sop jagung. Bila tertarik menjadi terwaralaba Rocket Chicken, mitra cukup mengeluarkan untuk franchise fee sebesar Rp 15 juta untuk jangka waktu lima tahun.  Dengan besaran investasi sebesar itu, terwaralaba akan mendapatkan peralatan, training karyawan, renovasi tempat, bahan baku selama sebulan, serta survei lokasi. Dalam hitungan Nurul, total investasi untuk membangun bisnis ini membutuhkan dana sebesar Rp 155 juta. Ini belum termasuk untuk sewa tempat. Terwaralaba juga harus membayar biaya royalti yakni sebesar 4% dari omzet yang diperoleh di tahun pertama dan 5% di tahun berikutnya. Terwaralaba juga harus membeli bumbu dari Rocket Chicken pusat.
C.     Mengenai Rocket Chicken
ROCKET CHICKEN adalah Perusahaan Waralaba/Franchise yang bergerak di Bidang Fast Food Restaurant, dengan produk unggulan, fried chicken, Burger, Steak dan berbagai jenis makanan dari bahan dasar ayam. Dengan konsep menyajikan makanan yang sehat, berkualitas,halal,dengan cita rasa yang khas, harga terjangkau bagi semua kalangan masyarakat yang diolah dangan bumbu pilihan. ROCKET CHICKEN berdiri pada tanggal 21 Februari 2010 yang ditandai dengan dibukanya gerai pertama di Jln. Woltermonginsidi no. 32 Pedurungan Semarang, sesuai perkembangan dan banyaknya permintaan Rocet Chicken membuka kesempatan bagi pengusaha-pengusaha baru dengan modal yang terjangkau untuk memiliki suatu usaha bidang makanan yang dapat dikelola oleh perorangan atau berbadan hukum dengan system kemitraan atau Franchise. Dengan membidik pangsa pasar seluruh kalangan lapisan masyarakat sehingga bisa didirikan hingga ke daerah-daerah dengan didukung system Manajemen yang telah teruji menjadikan Rocket Chicken sebagai usaha yang mempunyai Brand Awarnes tinggi, prospektif, dan marketable.
D.   Visi dan Misi
 VISI:
a.  Penerapan salam senyum dan sapa dalam pelayanan.
b. Melayani dengan cepat dan tidak berbelit-belit.
c.  Memberi pelayanan dengan setulus hati demi kepuasan konsumen.
d. Peningkatan kemampuan serta jenjang karir untuk para karyawan.
e.  Memberi wahana berkumpul dan kegiatan yang nyaman.

MISI:
a.     Memberikan pelayanan yang ramah pada setiap konsumen di outlet-outlet Rocket Chicken di seluruh Indonesia.
b.    Meningkatkan kinerja yang professional berdsasarkan kerja tim.
c.     Mengembangkan Rocket Chicken Indonesia sebagai franchise yang maju.
d.    Menambah outlet dan meningkatkan imagenya.
e.     Menjadi yang terbaik dalam pelayanan jasa bidang ayam dan restoran.



E.    PROYEK YANG DIKERJAKAN





Rokcet Chicken adalah sebuah perusahaan rumah makan yang bergerak dibidang fast food restaurant dengan kategori product food and baverage. Seperti yang telah diterangan diatas, bahwa perushaan ini merupakan restaurant yang menyediakan berbagai jenis menu dari bahan dasar ayam dan merupakn restaurant cepat saji. Di Rocket chicken memadukan aneka sajian daging ayam serta variasi olahan berkualitas dengan kerenyahan yang khas serta rasa dan aroma yang mengundang selera. Ada aneka menu, diantara nya french fries, sandwich, sausages dan nasi goreng, mie dan lainnya, disertai aneka minuman shake dan soft drink.
Adapun untuk paket minimal harga Rocket I : 7.000,
Paket Rocket II nasi, dada/paha atas dan lemon tea hanya Rp 11.500,
Paket III nasi, chicken steak dan lemon tea juga Rp 14.500 dan paket IV chicken Burger dan lemon tea dengan bandrol Rp 7.000. Dan chicken chicken steak.

F.    SISTEM KERJA ROCKET CHICKEN INDONESIA




Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa rocket chiken ini menggunakan konsep kerja franchise (kemitraan) dengan system kerja waralaba. Dan Rocket Chicken ini merupakan restoran pertama yang menggunakan konsep waralaba pertama di Indonesia. Karena system kerja yang mudah tidak butuh waktu lama rocket chicken dapat berkembang dengan cepat. System kerja karyawanya sendiri per gerai minimal terdiri dari 8 orang dengan pergantian shift kerja sesuai dengan jadwal.
G.   SISTEM PELAYANAN ROCKET CHIKEN
Kinerja karyawan Rocket Chicken yang memberikan pelayanan prima sehingga pelanggan merasa puas. Dengan konsep masakan cepat saji (fast food). Rocket Chicken hadir dengan menu yang beragam dan harganya pun terjangkau, sehingga masyarakat dapat lansung merasakanya. Dibawah ini merupakan contoh pelayanan Karyawan Rocket Chicken 

Nama : Veronica Julia Irawan Npm : 1721200092 Mata Kuliah : Komunikasi Bisnis Pengertian komunikasi bisnis             Ko...